Kumpulan Contoh Teks Pidato Singkat Terbaru 2015

Contoh Pidato Singkat – Kemajuan Indonesia tidak hanya ditinjau dari sumber daya alam nya saja, namun ada beberapa faktor yang juga mendukung kemajuan Indonesia ini diantaranya adalah Kontribusi pesantren, yang juga ikut serta dalam memajukan negara Indonesia.

Diabad sekarang ini pesantren telah membuktikan bahwa pesantren merupakan satu-satunya lembaga yang dapat memberikan konstribusi terbaik bagi anak bangsa, sebagai contoh adalah dengan adanya pendidikan yang bersipat mendidik akhlak anak yang pada saat ini telah rusak terbawa oleh pergaulan bebas.

Dalam blog khutbah ini saya akan sedikit menuliskan contoh teks pidato singkat tentang kontribusi pesantren terhadap kemajuan bangsa. Berikut adalah ulasannya :

Kumpulan Contoh Teks Pidato Singkat Terbaru 2015



Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Puji syukur senantiasa kita curah limpahkan kehadirot Alloh yang Maha Gofur, karena berkat kudrot dan irodatNya kita sekarang dijadikan seorang santri yang benar-benar mendalami ilmu agama di pondok pesantren yang kita cintai ini.

Sholawat beserta salam sejahtera semoga senantiasa tercurahlimpahkan selalu kepada baginda Nabi besar Muhammad SAAW, juga kepada keluarganya para sahabatnya dan semoga sampai kepada kita semua selaku umatnya , Amiiiiin

Hadirin rohimakumullah

Hari berganti hari tiada henti, minggu berganti minggu terus berlalu, bulan berganti bulan terus bergantian, hingga datanglah malam ini, dimana telah tergores dilauhil mahfudz saya harus berdiri diatas mimbar da’i ini yang Insya Alloh akan mencoba mengangkat kepermukaan dengan membawakan sebuah tema yang berjudul Konstribusi Pesantren Terhadap kemajuan Bangsa.

Rekan-rekan seperjuangan 


Marilah kita tengok selayang pandang kebelakang bahwasannya sebelum penjajah belanda masuk ke Indonesia ini pesantren sudah lama berdiri. Oleh karena itu ulama dan santrilah orang pertama yang melawan penjajah di bumi Indonesia ini. Kita kenal tuh Cokro Aminoto, pangeran diponegoro, Imam bonjol, pahlawan dari tasikamalaya KH. Zaenal Mustofa, juga tak lupa karto swiryo. Al hasil pesantren telah memberikan konstribusi yang berharga terhadap kemajuan bangsa.

Diabad sekarang ini fakta membuktikan bahwa pesantren adalah satu-satunya lembaga yang dapat memberikan konstribusi terbaik bagi anak bangsa.

Menurut prof. Solomondero dari Amerika latinyang beragamakan kafir, setelah melakukan penelitian terhadap berbagai negara di timur tengah, dia mempunyai kesimplan bahwa :
  • Tiada lagi negara yang minim tindak kriminalnya kecuali di timur tengah. Karena apa? Karena disana tegak syare’at Islam
  • Tiada lagi pendidikan yang dianggap berhasil kecuali dipesantren. Karena apa? Karena dipesantren itu kumpul ta’lim dan tarbiyyah.
Tatkala seorang kiai mengajarkan bahwa sholat itu wajib, puasa itu wajib, mereka langsung memonitoring apakah si santrinya itu sholat atau tidak, apakah santri itu puasa atau tidak, karena di diri kiai itu berkumpul 4 komponen, yakni : mu’alim, muaddib, murobby, dan mujahid.
Lihat kalau di sekolah hanya ada ta’’lim saja, tatkala seorang guru mengajarkan bahwa sholat itu wajib dia tidak memonitoring apakah simurid sholat atau tidak.

Kita lihat fakta yang membuktikan bahwa realita remaja dizaman sekarang ini anak keluaran sekolah suka tawuran, dimana santri ada yang tawuran? Betul tidak bu?

Anak sekolah mabuk narkoba, santrimah mabuk bala-bala, anak sekolah mabuk ektasi, santri mah sambel terasi, anak sekolah mabuk arak, santri mah mabuk krak, anak sekolah mabuk alkohol santrimah mabuk jengkol, gimana bu ? betul tidak?

Barak Obama mengatakan bahwa alumni dari pesantren itu jadi teroris, maka saya katakan alumni dari sekolah itu melahirkan koruptor, betul bu?

Alumni dari pesantren itu melahirkan ‘ulamaul’amilin, Imamulmuttaqin, dan muttaqin, oleh karena itu saya yakin dari hadist Nabi :

Santrilah jawabannya, makanya moral-moral bangsa akan baik jika di didik di pesantren, makanya kita jangan keccil hati menjadi seorang santri. Karena peribahasa mengatakan bergaul dengan santri Warnasari bagaikan main ditaman bunga, walaupun tak memetik bunga tapi harumnya terbawa. Tapi bergaul dengan pencuri bagaikan bermain ditaman besi, walaupun tidak terkena api tapi debunya jadi daki, betul bu?

Hadirin rohimakumulloh

Dicukupkan sekian saja dari saya mudah-mudahan banyak manfaatnya dan mohon maaf bila ada kata-kata yang menyinggung perasaan anda semua. Akhirul kalam

Wassalamua’alaikum warohmatullohi Wabarokatuh

Itulah contoh teks pidato tentang “kontribusi pesantren terhadap kemajuan bangsa”. Semoga bermanfaat. Terimakasih 

Kumpulan Contoh Teks Pidato Sambutan Singkat

Acara Ulang Tahun Pernikahan -  Pernikahan atau perkawinan merupakan suatu acara/adat yang biasa dilakukan oleh semua orang, dengan cara yang berbeda-beda menurut adat atau kebiasaannya di daerah masing-masing. Seperti adat jawa yaitu dengan mengadakan siraman, ngerik, nyantrik dan sebagainya.

Juga ada adat sunda yaitu dengan mengadakan nendeun among , yaitu bertamunya calon pengantin pria kerumah calon pengantin wanita buat meminta izin, narosan / ngalamar Pengantin pria membawa lamreun (lamaran) dan beberapa barang keperluan wanita seperti seperangkat baju wanita dan uang.

Seserahan ( nyandakeun ) ngecegkeun aisan, Prosesi ini dilakukan buat simbol lepasnya tanggung jawab orangtua kepada anaknya. kemudian adat pernikahan Sunda dilanjutkan dengan upacara ngaras yaitu membasuh kedua telapak orangtua sebagai simbol berbaktinya anak kepada orangtua. Nah dan itulah contoh perkawinan yang biasa dilakukan menurut adat jawa dan sunda.

Setelah lama menikah kebanyakan orang biasanya suka mengadakan acara ulang tahun pernikahan sebagai bentuk dari mengenang masa indahnya sewaktu menikah. Dan pada blog ini saya akan menuliskan sedikit contoh pidato sambutan dalam acara ulang tahun pernikahan. Berikut ini adalah ulasannya :

Kumpulan Contoh Teks Pidato Sambutan Singkat


Assalamu’alaikum Warhmatulloh Wabarokatuh


Bapak-bapak, ibu-ibu, hadirin dan para undangan yang berbahagia!

Pada kesempatan ini patutlah kita semua mengucapkan syukur alhamdulillah kehadirat Alloh SWT, dimana pada saat dan detik ini kita semua masih diperkenankan untuk hidup dimuka bumi ini dengan menikmati segala fasilitas yang ada diatasnya, sehingga dengan adanya kemurahan Alloh tersebut kita kta semua dapat berkumpul disini ditempat ini dalam rangka memperingati hari ulang tahun perkawinannya saudara ......... dengan ............... yang ke-..........

Hadirin yang berbahagia

Perkenankanlah kami disini atas nama mempelai berdua, memberitahukan kepada para hadirin bahwa selama ........... tahun perkawinan saudara ........ dengan ....... telah dikaruniai 2 putra dan 2 putri yang 3 sudah berkeluarga dan yang satu masih duduk dibangku sekolah, dan juga selama mengarungi perkawinannya saudara ........... dengan ............... telah dianugerahi oleh Alloh kekayaan, rezeki yang melimpah ruah. Oleh karena itu kelapangan yang dirasakan oleh kedua mempelai disyukuri yaitu dengan mengundang para hadirin untuk menikmati sebagian kekayaan dan kelapangan yang mereka rasakan. Dan itulah sebagi rasa syukurnya kehadiran Alloh SWT.

Hadirin dan para tamu undangan yang kami hormati 

Selanjutnya marilah kita berdoa kehadirat Tuhan Yang Maha Esa semoga kedua mempelai yang sudah sekian lamanya menjalin hubunngannya selalu diberi petunjuk dan jalan leh Alloh yang lurus, juga diberi kekuatan iman dan taqwa sehingga dapat membimbing anak-anaknya ke jalan yang diridlai oleh Alloh. Aminn.
 
Yang terakhir kami atas nama keluarga ........ dan ibu ............ mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kehadirannya semoga tuhan membalas amal usaha kita dan juga kami atas nama keluarga meminta maaf yang sebesar-besarnya apabila pertemuan ini terdapat kekurangan dan kekhilafan, baik kekurangan itu mengenai jamuan atau tempat.

Akhir kalam Wassalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Itulah contoh naskah sambutan dalam acara ulang tahun pernikahan yang dapat saya tuliskan, terimakasih telah berkunjung ke alamat blog kami, semoga apa yang saya tuliskan bisa bermanfaat bagi anda yang membacanya. Terimakasih 

Contoh Teks Pidato Sambutan Singkat - Menyambut Hari Raya Idul Adha

Contoh Teks Naskah Pidato Sambutan – Hari raya Idul Adha adalah hari raya besar umat Islam, lebih besar dari hari raya Idul Fitri, namun sebagian dari kita menganggap bahwa hari raya idul fitri lah yang lebih besar dari hari Raya Idul Adha, padahal yang sebenarnya hari Raya yang paling besar itu ialah Hari Raya Idul Adha. Kenapa dikatakan bahwa hari raya Idul Adha sebagai Hari Raya besar? Karena di  hari itu telah terjadi peristiwa besar, yaitu penyembelihan hewan kurban. Yang awal mulanya Nabi Ibrahim diharuskan oleh Alloh untuk menyembelih putranya Ismail, untuk mengetes seberapa besar keimanannya.

Dan ternyata begitu besar keimanan Nabi Ibrohim sehingga ia melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Alloh, yaitu menyembelih putranya. Namun pada saat ia mau menyembelih putranya, pisau yang Ia gunakan mendadak tumpul dan tidak bisa digunakan, hingga tak lama kemudian Alloh menggantinya dengan hewan dan disembelihlah hewan tersebut. kejadian seperti itu akhirnya diabadikan hingga saat ini yang biasa kita sebut sebagai Hari Raya Kurban. Pada blog kali ini saya akan sedikit menuliskan contoh teks pidato sambutan tentang menyambut hari raya idul adha. Berikut ini adalah ulasannya :

Contoh Teks Pidato Sambutan Singkat - Menyambut Hari Raya Idul Adha

Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Bapak-bapak, ibu-ibu serta kaum muslimin dan muslimat yang berbahagia

Dengan mengucapkan puja dan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, bahwa pada hari ini tanggal 10 Dzulhijjah kita dapat berkumpul bersama ditempat yang luas ini dalam rangka merayakan Hari Raya Adh-ha atau hari raya Qurban.

Sebagai umat Islam kali ini kami benar-benar bangga karena ternyata parisipasi saudar-saudara dalam ikut serta memperingati Idul Adh-ha dari tahun ke tahun senantiasa meningkatkan, yang berarti pula makin tebal dan kuatnya iman saudara-saudara terhadap Alloh SWT.
Bapak ibu saudara hadirin yang dimuliakan Alloh

Kiranya teah kita maklumi bersama, bahwa hari Idul Adh-ha atau hari raya Qurban adalah hari memperingati penyembelihan putra Nabi Ibrahim as. Dalam rangka Tuhan menyayangi /menguji sampai dimana ukuran ketaqwaan Nabi Ibrahim as kepada Tuhannya, atas kehendak Tuhanlah bahwa Isma’il yang oleh Nabi Ibrahim disembelih berganti dengan seekor domba yang lagi gemuk.
Dari kejadian tersebut dapatlah ditarik suatu kesimpulan, bahwa manusia rela berkorban baik dengan harta benda, jiwa raganya sekalipun bila diperlukan demi kepentingan masyarakat, bangsa negara mupun agama. Sudahkah saudara-saudara mengukur rasa pengorbanan kita !
Nah apa yang kita lakukan dengan berkorban menyembelih binatang ternak ini merupakan salah satu wujud perbuatan amal yang semata-mata karena Alloh.

Akhirnya sekali lagi marilah kita tingkatkan iman kita, jalankan dengan tulus ikhlas semua perintah-perintah Alloh dan tinggalkanlah sejauh-jauhnya larangan-larangannya. Ingsya Alloh amal baik saudara diterima Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Juga tidak lupa kami sampaikan ucapan terimakasih kepada semua fihak yang telah memberikan bantuan tenaga, moril maupun spiritual demi terlaksananya perayaan ini dengan mulus tanpa ada halangan suatu apapun.

Demikianlah sepatah dua patah kata yang dapat kami sampaikan dalam kesempatan ini, mudah-mudahan ada guna dan manfaatnya. Akhir kata Wassalmu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Itulah contoh naskah pidato sambutan singkat tentang hari raya idul adha, semoga yang kami tuliskan bisa bermanfaat bagi anda yang membacanya. Terimakasih
 

Kumpulan Contoh Pidato Singkat

Pentingnya Persatuan - Manusia adalah makhluk sosial. Namun sifat sosial itu tentunya bukan berarti manusia hanya hidup bersama di sebuah wilayah dan memanfaatkan lingkungan secara bersama-sama serta tidak ada hubungan pemikiran dan spiritual. Sebab, jika kehidupan sosial dan pembentukan masyarakat dimaknai seperti itu, maka pepohonan yang tumbuh di dalam satu kebun dan hewan yang hidup dalam satu padang pasir, termasuk ke dalam definisi kehidupan sosial seperti manusia.

Konsep pemikiran Islam tentang persaudaraan dan saudara seiman teraktualisasi dengan sempurna di tengah masyarakat dan kehidupan sosial. Semua anggota masyarakat dianggap sebagai satu tubuh; jika salah satunya terkena musibah maka anggota masyarakat lainnya tidak berdiam diri dan membiarkannya. Dalam blog ini kami akan menuliskan contoh teks pidato mengenai “Pentingnya persatuan”. Semoga yang kami tuliskan ini bisa bermanfaat bagi kita semua.

Kumpulan Contoh Pidato Singkat

Assalau’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Alhamdulillah pada kesempatan ini kami dapat bertemu muka dengan bapak-bapak, ibu-ibu dan saudara-saudara yang dirahmati Alloh. Harapan kami semoga pertemuan ini membawa manfaat bagi kita semua. Amin

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Alloh yang Maha Gofur, yang mana nikmatnya tidak akan terukur walaupun oelh insinyur, gubernur direktur kondektur tukang bubur ataupun oleh tukang bajigur apalagi oleh bapak gusdur.

Sholawat beserta salam sejahtera semoga senantiasa tercurahlimpahkan selalu kepada baginda Nabi besar Muhammad SAW. Juga pada keluarganya para sahabatnya dan mudah-mudahan pada kita semua selaku umatnya. Amiiiinn

Kaum muslimin yang berbahagia


Manusia hidup didunia ini tidak bisa hidup sendiri, melainkan memerlukan satu sama lain. Tegasnya bahwa diri peribadi manusia itu adala bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat dan sebagai anggota yang tidak terpisahkan dari bangsa itu sendiri. Ia sebagai komponen mau tidak mau mesti mengambil bagiannya dari makanan, pertumbuhan dan perasaan yang dibangkitkan ke seluruh anggota tubuh masyarakat itu sendiri.

Syariat dan akhlak Islam ditegaskan untuk seluruh masyarakat manusia, sebagai pelajaran dan petunjuk. Kemudian dari pelajaran dan petunjuk ini disampaikan kepada selluruh manusia. Dengan demikian tiap-tiap diri pribadi memperhatikan peraturan itu dan mengambil pelajaran serta petunjuk yang berlaku itu.
Alloh berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ارْكَعُوا وَاسْجُدُوا وَاعْبُدُوا رَبَّكُمْ وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Artinya: “Wahay orang-orang yang beriman ! rukuklah kamu, sujudlah dan sembahlah Alloh Tuhan Kamu, serta kerjakanlah kebajikan supaya kamu mendapat kemenangan/kebahagiaan. Dan berjuanglah kamu pada jalan Alloh dalam arti perjuangan yang sebenarnya.” (QS. Al Hajj: 77)

Di dalam Islam, setiap muslim apabila berdiri di hadapan Alloh untuk beribadah dan memohon kepada-Nya, ibadah itu tidak untuk pribadinya sendiri, melainkan sekaligus memohon untuk saudara-saudaranya, muslim dan muslimat, mukmin dan mukminat. Mari kita perhatikan apabila ia mengucap:

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

Artinya: “kepada Alloh kami mengabdi. Dan kepada-Mu lah kami memohon pertolongan.” (QS. Al Fatihahh:5)

Seorang muslim dalam menjalankan ibadahnya, tidak berkata “Kepada-Mu lah saya mengabdi, dan kepada-Mu lah saya memohon pertolongan”. Dalam memohon kebaikan dan petunjuk, ia tidak mengkhususkan untuk dirinya sendiri. Kita perhatikan doa memohon rahmat Alloh. Setiap muslim selalu mengucapkan:

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ

Artinya: “Berilah kami petunjuk kejalan yang lurus, bagaikan  jalannya orang-orang yang telah engkau beri nikmat kepada mereka.” (QS. Al Fatihah: 6)

Saudara-saudara kaum muslimin yang berbahagia

Sesungguhnya Alloh yang Maha Mulia yang Maha Agung tidak menciptakan manusia untuk berpisah-pisah dan berbeda-beda, tetapi Alloh telah mensyariatkan bagi manusia satu agama. Alloh mengutus Nabi-nabi dan rosul-rosul secara berturut-turut untuk membimbing manusia seluruhnya dalam satu jalan. Dan sejak zaman azali Alloh telah mengharamkan manusia menyimpang dari agama yang satu, dan berpecah belah. Tetapi hawa nafsu telah menggoda dan mendorong manusia untuk melupakan pesan yang mulia ini dan ingkar terhadap pusaka dari tuhannya yang Maha Agung, sehingga akibatnya berpecah-pecahlah manusia berkelompok-kelompok. Dan jadilah mereka saling menghancurkan satu sama lain.
Alloh berfirman:

يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ .. وَإِنَّ هَذِهِ أُمَّتُكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَأَنَا رَبُّكُمْ فَاتَّقُونِ .. فَتَقَطَّعُوا أَمْرَهُمْ بَيْنَهُمْ زُبُرًا كُلُّ حِزْبٍ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُونَ .. فَذَرْهُمْ فِي غَمْرَتِهِمْ حَتَّى حِينٍ

Artinya: “Hay rosul-rosul makanlah dari makanan yang baik, dan kerjakanlah amal shaleh. 
Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Sesungguhnya agama tauhid adalah agama kamu semua, agama yang satu , dan aku adalah tuhanmu, maka bertakwalah kepadda-Ku. Kemudian mereka pengikut-pengikut rosul itu menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi beberapa pecahan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka masing-masing. Maka biarkanlah mereka pada kesesatannya sampai suatu waktu". (QS. Al Mu’minun: 51-54).

Alloh SWT telah menjelaskan, bahwa jejak mengikuti hawa nafsu itu membawa kesesatan. Dan kesesatan itu merupakan unsur penyebab perpecahan yang luas.

Benarlah, apabila ilmu terpisah dengan akhlaq dan terlepas dari landasan ikhlas, maka dapat membahayakan pemiliknya dan manusia seluruhnya, bahkan bagi seluruh makhluk di bumi.
Rosulullah SAW selalu memohon perlindungan kepada Alloh daripada ilmu yang tidak bermanfaat. Beliau bersabda:

ان اخوف مااخاف عليكم بعدى منافق عليم اللسان .. رواه الطبرانى

Artinya: “Sesungguhnya perkara yang lebih saya khawatirkan terhadap kamu sekalian sepeninggal saya ialah orang munafik yang licin bicaranya.” (HR. Thabrani)

Orang munafik ialah orang yang lain dihati dan lain di mulut. Biasanya ia hanya pandai bicara tetapi realitanya tidak ada. Maka terhadap mereka kita harus selalu waspada.

Hati yang sudah rusak membuat ilmu menjadi senjata yang menghancurkan. Orang-orang yang berilmu sejak dahulu hingga sekarang, merasa tersinggung terhadap ilmu yang tidak bermanfaat dan ilmu yang merusak. Alloh SWT telah memperingatkan kepada orang yang berilmu,  hanya pandai berbicara, dan tidak pandai mengamalkan. Mereka itulah orang-orang yang merusak kesatuan manusia.

Kaum muslimin yang berbahagia

Marilah kita renungkan betapa kejamnya ilmu yang tidak dilandasi keikhlasan kepada Alloh, dapat menghilangkan kasih sayang manusia terhadap sesama manusia, dan dapat memutuskan tali kekerabatan serta persaudaraan.

Sudah banyak kita singgung, tentang percekcokan yang membesar-besarkan perbedaan pendapat. Sebab perbedaan pendapat ini suka dibawa kearah untuk mencapai tujuan-tujuan kepentingan pribadi dan golongan yang lepas dari akhlakul karimah, serta tidak ada selesai-selesainya karena yang diprselisihkan itu hanya teori-teori belaka. Dan apabila perbedaan pendapat yang negatif ini, merusak agama Alloh dan kehidupan manusia, maka Islam telah memperingatkan bahwa sikap semacam itu bukanlah bagian dari agama .

Demikianlah yang dapat kami sampaikan semoga ada manfaatnya. Akhirul kalam
Wassalamu’alaiikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Itulah contoh teks pidato singkat mengenai “Pentingnya Persatuan”. Terimakasih telah berkunjung ke alamat blog kami, Semoga blog ini bisa bermanfaat dan membantu bagi kita semua. Dan jangan lupa kunjungi juga blog :
Contoh Kata Ucapan Selamat Idul Adha
untuk mendapatkan pembelajaran terlengkap seputar khutbah dan pidato. Terimakasih


Contoh Teks Pidato Singkat - Kematian

Contoh Naskah Pidato Singkat – Pada dasarnya setiap manusia pasti pernah melakukan dosa, baik dosa kecil maupun dosa besar. Dosa merupakan suatu perbuatan yang sangat tercela, dan dapat membuat kita masuk ke dalam neraka. namun untuk menebus dosa tersebut maka kita harus bertaubat, dan InsyaAllah Allah swt akan memberikan ampunan kepada hambanya yang bertaubat secara sunguh-sungguh atau taubat nasuha.

Taubat adalah menyadari, menyesali dan berhenti dari berbagai perbuatan/perilaku yang menyebabkan mendapat dosa yang telah dilakukan, kemudian memohon ampun kepada Allah swt Yang Maha Pengampun, selanjutnya adalah berusaha untuk tidak mengulangi perbuatan dosa tersebut.  baiklah sob pada blog ini saya akan menuliskan contoh pidato tentang Taubat. Berikut adalah ulasannya:

Contoh Teks Pidato Singkat - Kematian

Assalau’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Alhamdulillah pada kesempatan ini kami dapat bertemu muka dengan bapak-bapak, ibu-ibu dan saudara-saudara yang dirahmati Alloh. Harapan kami semoga pertemuan ini membawa manfaat bagi kita semua. Amin

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Alloh yang Maha Gofur, yang mana nikmatnya tidak akan terukur walaupun oelh insinyur, gubernur direktur kondektur tukang bubur ataupun oleh tukang bajigur apalagi oleh bapak gusdur.

Sholawat beserta salam sejahtera semoga senantiasa tercurahlimpahkan selalu kepada baginda Nabi besar Muhammad SAW. Juga pada keluarganya para sahabatnya dan mudah-mudahan pada kita semua selaku umatnya. Amiiiinn

Kaum muslimin yang berbahagia

Kita semua tentu menyadari bahwa betapun giatnya usaha kita dalam memenuhi amalan-amalan agama tentu masih terdapat kekurangan dalam diri kita masing-masing. Dari sekian banyaknya perintah-perintah agama pasti masih ada sebagian yang belum kita penuhi, apalagi tentang larangan-larangannya tentu banyak sekali yang kita perbaiki kesalahan-kesalahan kita dan kita kejar terus kekurangan-kekurangan kita, disamping kita harus bertaubat kepada Alloh Swt.
Rosulullah Saw bersabda:

كُلُّ بَنِى اَدَمٍ خَطَّاءٌ وَخَيْرُالْخَطَّائِيْنَ التَّوَابُوْنَ

Artinya: “Setiap anak Adam itu bersalah, dan sebaik-baiknya orang yang bersalah adalah mereka yang minta ampun”.

Kaum muslimin yang berbahagia

Adapun maksud taubat ialah mohon ampun kepada Alloh dengan lisan dan penyesalan didalam hati terhadap sesuatu dosa yang telah dilakukan dengan jalan meninggalkan dosa tersebut disertai niat tidak akan kembali lagi mengulangnya.. jikalau dosa tersebut berhubungan dengan hak manusia, maka wajib minta maaf kepadanya dan mengembalikan harta benda yang dianiayanya atau minta halalnya. Memang, kata-kata taubat ini sangat simple, enak didengar dan mudah diucapkan.

Akan tetapi tidaklah semudah itu hakikatnya sebab taubat diperlukan sekali tindakan nyata sebagai realisasinya. Maka sangat kurang bijaksana dan ceroboh sekali, manakala seseorang mengaku bertaubat, akan tetapi dia masih melakukan doosa itu pula. Hal itu berarti mengejek tuhannya,  dan menghina kepadanya. Dan sangat memalukan sekali, manakala seseorang beristighfar mohon ampunan kepada Alloh Swt akan tetapi hatinya masih berniat ingin mengulangi kembali dosa itu pula. Hal ini menurut seorang wali yang bernama Rabi’ah Al Adawiyah disebut taubat orang-orang pendusta, lagi pula tidak diterima taubatnya. Maka sebagai sifat-sifat mukmin yang takwa dan bertaubat dengan mohon ampunan kepadda Alloh adalah apa yang telah digariskan oleh Alloh Swt. Dengan firmannya:

وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَى مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ ... أُولَئِكَ جَزَاؤُهُمْ مَغْفِرَةٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَجَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَنِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَ

Artinya: “Dan juga orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji dan menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Alloh, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Alloh?  Mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah apunan dari tuhan mereka dan sorga yang didalamnya. Dan itulah sebaik-baiknya pahala bagi orang-orang yang beramal". (QS. Ali Imron: 135-136).

Kaum muslimin yang berbahagia

Ketahuilah, bahwa datangnya maut tidak seorangpun yang dapat mengetahui kecuali Alloh Ta’ala, mati datangnya tak terduga-duga sebelumnya. Bisa juga mati itu menimpa seseorang yang masih muda belia, bahkan tidaklah sedikit orang yang dipagi harinya masih dalam keadaan segar bugar tetapi disiang harinya ia mati mendadak, dan jika seseorang sudah sampai pada batas ajalnya, maka ia tak mampu mengundurkannya sedikitpun, sebagaimana firman Alloh Swt:

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلا يَسْتَقْدِمُونَ

Artinya: “Tiap-tiap umat menemui ajal, maka apabila telah datang ajalnya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak pula memajukannya.” (QS. Al A’raaf:34)

Oleh karena itu celakalah orang yang sua menunda-nunda taubat dengan ucapannya: “besok aku akan bertaubat”. Seolah-olah dengan ucapannya itu ia tahu persis bahwa besok ia belum mati, padahal sekali lagi tak seorangpun dapat mengetahui datangnya ajal kecuali Alloh Swt. Jadi penundaan taubat adalah merupakan kekeliruan yang amat besar, sebab orang yang menunda taubat berarti ia beranggapan bahwa dosanya mash relatif sedikit, lalu ia berusaha untuk memperbanyak dosa, atau bahkan ia merasa bahwa dirinya tak punya dosa sehingga ia enggan untuk bertaubat.
Oleh sebab itu marilah kita koreksi diri kita masing-masing, sehingga dengan demikian kita dapatt mengerti berapa banyak kesalahan kita dan berapa besar dosa kita.

Kaum muslimin yang berbahagia

Setelah kita mengakui terhadap kesalahan-kesalahan kita, marilah kita segera bertaubat dengan menyesali diri karena terlanjur melakukan kemaksiatan, dan berjanji dengan sungguh-sungguh tidak akan mengulangi lagi berbuat maksiat, kemudian kita ganti perbuatan-perbuatan yang salah itu dengan memperbanyak amal-amal shaleh.
Alloh berfirman:

فَمَنْ تَابَ مِنْ بَعْدِ ظُلْمِهِ وَأَصْلَحَ فَإِنَّ اللَّهَ يَتُوبُ عَلَيْهِ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Artinya: “Maka barangsiapa bertaubat sesudah melakukan kejahatan dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Alloh menerima taubatnya. Sesungguhnya Alloh Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Maidah: 39)

Demikianlah yang dapat kami sampaikan semoga ada manfaatnya. Akhirul kalam

Wassalamu’alaiikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Itulah contoh teks pidato singkat mengenai “Taubat”. Terimakasih telah berkunjung ke alamat blog kami, Semoga blog ini bisa bermanfaat dan membantu bagi kita semua. Dan jangan lupa kunjungi juga blog
Contoh Pidato Sumber Daya Manusia
untuk mendapatkan pembelajaran terlengkap seputar khutbah dan pidato. Terimakasih


Contoh Naskah Pidato Tentang Sumber Daya Manusia

Contoh Naskah Pidato - Era globalisasi membuka mata kita untuk melihat ke masa depan yang penuh tantangan dan persaingan. Era kesejagatan yang tidak dibatasi waktu dan tempat membuat SDM yang ada selalu ingin meningkatkan kualitas dirinya agar tidak tertinggal dari yang lain. Pengembangan SDM adalah proses sepanjang hayat yang meliputi berbagai bidang kehidupan.

Berbagai fenomena kehidupan dalam segala dimensi, baik sosial, budaya, ekonomi, maupun politik yang terjadi di sekitar kita menunjukkan gambaran yang semakin jelas bahwa sesungguhnya apa yang kita miliki akhirnya akan menjadi tidak berarti apabila kita tidak mampu memanfaatkannya. Hal ini bermula dari persoalan rendahnya kualitas SDM.

Contoh Naskah Pidato Tentang Sumber Daya Manusia

Dalam blog ini kami akan menuliskan contoh pidato singkat mengenai Sumber Daya Manusia. Beriku adalah ulasannya:

Assalau’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh


Alhamdulillah pada kesempatan ini kami dapat bertemu muka dengan bapak-bapak, ibu-ibu dan saudara-saudara yang dirahmati Alloh. Harapan kami semoga pertemuan ini membawa manfaat bagi kita semua. Amin

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Alloh yang Maha Gofur, yang mana nikmatnya tidak akan terukur walaupun oelh insinyur, gubernur direktur kondektur tukang bubur ataupun oleh tukang bajigur apalagi oleh bapak gusdur.

Sholawat beserta salam sejahtera semoga senantiasa tercurahlimpahkan selalu kepada baginda Nabi besar Muhammad SAW. Juga pada keluarganya para sahabatnya dan mudah-mudahan pada kita semua selaku umatnya. Amiiiinn

Kaum muslimin yang berbahagia

Manusia selalu dituntut agar senantiasa berusaha meningkatkan kualitas dirinya dan kualitas hidupnya, dalam upaya mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan.
Alloh Swt juga menuntut agar manusia mempersiapkan generasi penerus yang tangguh, jangan sampai generasi sesudah kita memiliki kualitas yang rendah. Sebagaimana firmannya :

وَلْيَخْشَ الَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافًا خَافُوا عَلَيْهِمْ

Artinya: “Dan hendaklah takut kepada Alloh orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Alloh dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.” (QS. An Nisa: 9)

Kulitas manusia meliputi kualitas jasmaniah dan kualitas rohaniah, kualitas jasmaniah banyak ditentukan oleh mulutnya kebutuhan jasmaniah yang ia manfaatkann, baik makan, papan maupun sarana yang lain. Sedangkan kualitas rohaniah ditentukan, kecerdasan berfikir, kepekaan dan kepeduliaan terhadap lingkungan dan kesadaran sebagai hamba Alloh yang siap mengabdi setiap saat. Anak kita harus kita arahkan menjadi orang yang pandai, orang yang memiliki keberanian, memiliki ketrampilan dan menjadi anak yang saleh.

Kaum muslimin yang berbahagia

Dalam diri pribadi manusia terdapat sumber daya yang tangguh, bila ia mau memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya, menggunakan dengann semaksimal mungkin demi kesejahteraan, kebahagiaan dan kemakmuran umat manusia. Sebagaiman tercantum dalam Al Qur’an :

وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ

Artinya: “Dan katakanlah : bekerjalah kamu, maka Alloh dan RosulNya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu”. (QS. At Taubah: 105)

Dalam suatu kesempatan sayyidina Umar Ra melarang setiap manusia agar tidak mendia-siakan potensi yang dimiliki, melarang seseorang jangan hanya berpangku tangan dengan mengandalkan doa semata. Sebenarnya mensia-siakan potensi adalah suatu perbuatan yang tidak terpuji, sesuatu yang akan menddatangkan kerugian dan kesengsaraan, sebab kebahagiaan bukan datang secara sim salabim. Maka selayaknyalah bila Alloh telah menjanjikan bahwa orang yang akan diberi kekuasaan dan kebahagiaan adalah orang yang memanfaatkan potensi, orang yang beriman dan berbuat.
Sebagaimana firman Alloh Swt:

وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الأرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُونَنِي لا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

Artinya: “Dan Alloh telah berjanji orang-orang yang beriman diantara kamu dan mengerjakan amal-amal shaleh bahwa dia sunggh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dibumi, sebagaimana dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhainya untuk mereka. Dan dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam keadaan ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan suatu apapun dengan aku. Dan barang siapa yang tetap kafir sesudah janji itu maka mereka itulah orang-orang yang fasik”. (QS. An Nur:55)

Kaum muslimin yang berbahagia

Sungguh sesuatu yang patut didambakan kalau kita melihat potensi dan sumber daya manusia yang ada pada umat Islam di Indonesia, dimana terdapat jumlah yang sangat besar dengan aneka ragam jenis potensi atau profesi dan tingkat kehidupan yang beraneka ragam pula. Kalau masing-masing(mereka) konsekuen dan berbuat sebaik-baiknya sesuai dengan profesi dan kemampuannya, betapa indah dunia ini.

Kaum muslimin yang berbahagia

Marilah kita berbuat sebaik-baiknya sesuai dengan bidang dan profesi kita masing-masig, baik cendikiawan maupun ulama, pedagang maupun pengusaha, rakyat maupun penguasa, karyawan maupun pekerja. Kita harus bersama-sama berdoa semoga Alloh Swt. Memberkati kita dan membimbing kita.

Demikianlah yang dapat kami sampaikan semoga ada manfaatnya. Akhirul kalam

Wassalamu’alaiikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Itulah contoh teks pidato singkat mengenai “Sumber Daya Manusia”. Terimakasih telah berkunjung ke alamat blog kami, Semoga blog ini bisa bermanfaat dan membantu bagi kita semua. Dan jangan lupa kunjungi juga blog:
Contoh Pidato Amar Ma'ruf Nahi Mungkar
untuk mendapatkan pembelajaran terlengkap seputar khutbah dan pidato. Terimakasih

Contoh Teks Pidato Singkat - Amar Ma'ruf Nahi Mungkar

Contoh Naskah Pidato Singkat – Memerintah kepada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran adalah hal yang sangat sulit di lakukan, kenapa demikian? Karena untuk melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar, haruslah mengetahui terlebih dahulu apa itu kemungkaran dan apa itu kebajikan. Jangan sampai niat baik untuk memberantas kemungkaran sebagai wujud implementasi nilai-nilai  syari’at islam, justru berbuntut kemungkaran lain yang lebih besar.

Amar ma’ruf  dan ‘ nahi munkar ‘  adalah satu kesatuan yang tidak mungkin untuk dipisahkan. Amar ma’ruf ‘ yang memiliki arti memerintah kepada kebaikan, dan ‘ nahi munkar ‘ yang memiliki arti mencegah atas kemungkaran, keduanya harus berjalan secara sinergis.  Jika seorang hanya mementingkan salah satu dari kedua hal tersebut dengan mengesampingkan yang lain, maka akan timbul kepincangan. Oleh karena itu, keseimbangan antara keduanya sangatlah diperlukan.

Contoh Teks Pidato Singkat - Amar Ma'ruf Nahi Mungkar




Baiklah sob, untuk lebih jelasnya saya akan sedikit menuliskan contoh pidato singkat mengenai Amar Ma’ruf Nahi Mungkar. Berikut adalah ulasannya:

Assalau’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Alhamdulillah pada kesempatan ini kami dapat bertemu muka dengan bapak-bapak, ibu-ibu dan saudara-saudara yang dirahmati Alloh. Harapan kami semoga pertemuan ini membawa manfaat bagi kita semua. Amin

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Alloh yang Maha Gofur, yang mana nikmatnya tidak akan terukur walaupun oelh insinyur, gubernur direktur kondektur tukang bubur ataupun oleh tukang bajigur apalagi oleh bapak gusdur.

Sholawat beserta salam sejahtera semoga senantiasa tercurahlimpahkan selalu kepada baginda Nabi besar Muhammad SAW. Juga pada keluarganya para sahabatnya dan mudah-mudahan pada kita semua selaku umatnya. Amiiiinn

Kaum muslimin yang berbahagia


Kita sebagai umat muslim selalu diperintahkan supaya  taqwa kepada Alloh, dan jalan menuju taqwa itu banyak sekali, salah satu diantaranya ialah amar ma’ruf nahyi mungkar. Amar ma’ruf artinya memerintahkan atau mengajak orang agar berbuat baik, berbuat kebajikan, berbuat sesuatu yang di ridhai oleh Alloh. Nahi mungkra artinya mencegah atau melarang orang berbuat kejahatan, berbuat kemaksiatan, atau bahkan sesuatu yang tidak diridhai oleh Alloh.

Ketahuilah bahwa amar ma’ruf dan Nahi mungkar termasuk syiarnya agama Islam dan termasuk perkara yang sangat penting bagi kaum muslimin. Semakin banyak orang yang beramar ma’ruf dan Nahi mungkar, maka agama Islam akan semakin bertambah syiarnnya.

Sungguh benar-benar agama Islam akan menjadi semakin suram kalau kaum muslimiin sudah mengabaikan amar ma’ruf nahi mungkar. Sebab itulah amar ma’ruf nahi mungkar merupakan fardzu  kifayah bagi setiap kaum muslimin yang sudah mukallaf, baik lelaki atau perempuan, orang merdeka atau budak belian. Rosulullah Saw bersabda :

مَنْ رَاَى مِنْكُمْ مُنْكَرًافَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ , فَاِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ , فَاِنْ لًمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ اَضْعَفُ الْاِيْمَانِ .رواه مسلم

Artinya : “Barangsiapa diantara kalian melihat kemungkaran maka hendaklah ia merubah dengan tangannya, bila ia tak mampu, maka hendaklah dengan lisannya, dan bila ia masih tidak mampu maka hendaklah dengan hatinya. Yang demikian itu adalah selemah-lemahnya iman". (HR. Muslim dari Abi Sa’id Al Khudri)

Hadist diatas memberi petunjuk kepada kita sekalian bahwa meski dalam keadaan bagaimanapun kita diperinttahkan untuk beramar ma’ruf nahi mungkar. Jika ternyata kemungkaran itu sudah berani menantang sedang kita mampu membasminya, maka sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk membasminya dengan kekerasan kekuatan tangan atau dengan lidah. Akan tetapi kalau dikhawatirrkan akan menimbulkan bahaya yang lebih besar terhadap kaum muslimin, maka cukuplah kita ingkar di dalam hati.

Kaum muslimin yang berbahagia kita sekarang hidup di zaman modern, zaman yang serba gemerlapan, dimana setiap orang lebih banyak mementingkan masalah duniawinya daripada akhirnya sudah tentu keadaan seperti ini mengakibatkan orang lebih banyak yang terjerumus ke dalam dosa sementara mereka tidak menyadarinyya atau pura-pura tidak mengerti bahwa apa yang dilakukannya itu sebenarnya perbuatan dosa.

Keadaan seperti inilah yang mendorong kepada kita supaya giat beramar ma’ruf nahi mungkar, sebagai upaya membendung kemaksiatan agar tidak terus meluas ke daerah yang masih baik.
Pada suatu hari Rosulullah Saw masuk ke dalam rumahnya sendiri dalam ketakutan, seraya memperingatkan kepada bangsa arab dan umatnya akan datangnya suatu masa dimana iman akan diuji. Yaitu kekuatan akhlak akan melawan arus kerusakan moral yang dibawa oleh orang-orang yang anti agama. Para sahabat yang mendengar keterangan beliau itu lalu bertanya : “Wahay Rosulullah, mungkinkah kami akan binasa padahal masih ada orang-orang yang shalih ditengah-tengah kita?” beliau menjawab: “Ya apabila kejahatan kelewat banyak”.

Kaum muslimin yang berbahagia

Cerita diatas yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dan bersumber dari Zainab binti Jahsy itu merupakan suatu isyarat kepada kita sekalian, bahwa kalau  kita sudah tidak mau lagi beramar ma’ruf nahi mungkar sdah pasti kejahatan akan merajalela, sehingga mengakibatkan kita akan binasa ditelan oleh kejahatan itu.

Menurut Imam Ghazali di dalam kitabnya Ihya Ulumuddin, beliau mengatakan bahwa wajib bagi orang Islam beramar ma’ruf Nahi mungkar, pertama kepada dirinya sendiri dengan membiasakan pekerjaan yang wajib dan meninggalkan yang haram. Setelah itu keluarganya pun diperintahkan seperti itu. Lalu kepada para tetangga juga diajak supaya mengerjakan kewajiban dan meninggalkan barang yang haram. Dan kemudian kepada seluruh penduduk kampung, daerah dan seterusnya hingga amar ma’ruf dan nahi mungkar bisa merata di dengar oleh sekalian masyarakat.

Kaum muslimin yang berbahagia

Demikianlah kewajiban kita di dalam melaksanakan amar ma’ruf nahi mungkarr sesuai dengan firman Alloh dalam al-Qur’an yang Artinya: “Dan hendaklah ada diantara kamu golongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah yang mungkar. Merekalah orang-orang yang beruntung.” 

Akhirnya marilah kita sekalian berdoa kepada Alloh semoga kita selalu diberi ingat melaksanakan tugas amar ma’ruf dan nahi mungkar yang kita laksanakan bisa membawa pengaruh besar di dalam syi’arnya agama Islam dan sirnanya kemungkaran dan kejahatann. Amin

Demikianlah yang dapat kami sampaikan semoga ada manfaatnya. Akhirul kalam

Wassalamu’alaiikum Warohmatullohi Wabarokatuh


Itulah contoh teks pidato singkat mengenai “Amar Ma’ruf Nahi Mungkar”. Terimakasih telah berkunjung ke alamat blog kami, Semoga blog ini bisa bermanfaat dan membantu bagi kita semua. Dan jangan lupa kunjungi juga blog :
Contoh Pidato Singkat Makna Kebahagiaan
untuk mendapatkan pembelajaran terlengkap seputar khutbah dan pidato. Terimakasih

Contoh Teks Pidato Singkat Lengkap - Kebahagiaan Yang Sebenarnya

Makna Kebahagiaan – Bukankah kita semua ingin merasakan yang namanya bahagia? Tapi kenapa kebanyakan yang kita lakukan cenderung mengharapkan kebahagiaan datang sendiri daripada berusaha mengambil langkah ke depan agar kebahagiaan tetap terus di tangan kita. Jadi, apakah kebahagiaan itu sebenarnya sebuah pilihan?  Jelas, kebahagiaan adalah sebuah pilihan.

Banyak orang di dunia ini ‘percaya’ bahwa kebahagiaan bukanlah sesuatu yang bisa kita pilih, dan hal itu mengalir sendiri hanya pada beberapa orang beruntung yang telah mengumpulkan beberapa karma baik di masa lalu mereka. Tapi, bagaimana jika kita katakan bahwa kebahagiaan bukanlah hasil dari situasi kehidupan, tapi pilihan yang hadir dalam setiap situasi?

Contoh Teks Pidato Singkat Lengkap - Kebahagiaan Yang Sebenarnya

Baiklah sob, disini saya akan menjelaskan contoh pidato mengenai arti kebahagiaan yang sebenarnya. Berikut adalah ulasannya :

Assalau’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Alhamdulillah pada kesempatan ini kami dapat bertemu muka dengan bapak-bapak, ibu-ibu dan saudara-saudara yang dirahmati Alloh. Harapan kami semoga pertemuan ini membawa manfaat bagi kita semua. Amin

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Alloh yang Maha Gofur, yang mana nikmatnya tidak akan terukur walaupun oelh insinyur, gubernur direktur kondektur tukang bubur ataupun oleh tukang bajigur apalagi oleh bapak gusdur.

Sholawat beserta salam sejahtera semoga senantiasa tercurahlimpahkan selalu kepada baginda Nabi besar Muhammad SAW. Juga pada keluarganya para sahabatnya dan mudah-mudahan pada kita semua selaku umatnya. Amiiiinn

Kaum muslimin yang berbahagia

Bahagia tidak dapat diukur dengan harta, pangkat dan segala kemewahan duniawi. Tetapi sesungguhna kebahagiaan itu terletak pada ketenangan hati seseorang. Banyak orang kaya dengan harta, tetapi kekayaan tidak membuat hatinya merasa tenang, bahkan sebaliknya, kekayaan yang ia kumpulkan justru menyibukan dirinya untuk selalu mengejar kekurangan, karena berapapun harta benda yang ia miliki masih saja dianggapnya kurang.
Alloh berfirman:
أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ .. حَتَّى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ
Artinya: “Bermegah-megahan (soal harta, pengikut dan seupamanya) telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk kedalam kubur.” (QS. At Takasur: 1-2)

Demikian kebiasaan manusia didalam mengejar kekayaan, mempunyai satu buah mobil, ingin menjadi dua, ingin bertambah tiga, dan seterusnya. Karena itu marilah kita berusaha dan berdoa, agar hati kita selalu diberi ketenangan. Sebab hanyalah di dalam hati yang tenang letak kebahagiaan kita yang hakiki.

Rosulullah Saw bersabda:

اَلْغِنَى غِنَى النَّفْسِ

Artinya: “Kaya yang sebenarnya adalah ketenangan jiwa”.

Kaum muslimin yang berbahagia

Ketenangan jiwa adalah suatu anugerah Alloh yang sangat berharga. Banyak orang yang merindukannya, tetapi sedikit sekali yang memperolehnya. Hal ini disebabkan karena banyak umat manusia yang lupa kepada penciptanya. Alloh berfirman:

هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ السَّكِينَةَ فِي قُلُوبِ الْمُؤْمِنِينَ لِيَزْدَادُوا إِيمَانًا مَعَ إِيمَانِهِمْ وَلِلَّهِ جُنُودُ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا

Artinya: “Dialah yang menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin agar keimanan mereka bertambah disamping keimanan mereka (yang telah ada).” (QS. Al –Fath:4)

Kaum muslimin yang berbahagia

Dengan keerangan diatas kiranya dapat disimpulkan, bahwa seseorang yang menginginkan kebahagiaan, ingin berjiwa tenang, tetapi lupa kepada penciptanya, maka segala keinginannya hanyalah sia-sia belaka.

Oleh karena itu marilah kita kejar terus kebahagiaan itu, dengan senantiasa ingat kepada Alloh, karena Alloh lah Dzat yang menentukan kebahagiaan. Berusahalah terus untuk memperoleh ketenangan dalam jiwa, yaitu dengan bertakwa kepada Alloh Dzat yang memberi ketenangan.
Alloh berfirman:

وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَأُولَئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ وَحَسُنَ أُولَئِكَ رَفِيقًا   ,, ذَلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللَّهِ وَكَفَى بِاللَّهِ عَلِيمًا

Artinya: “Dan barang siapa yang mentaati Alloh dan Rosulnya, mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Alloh, yaitu: para Nabi, shaddiqin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang yang shaleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. Yang demikian itu adalah karunia dari Alloh, dan Alloh cukup mengetahui". (QS. An Nisaa’: 69-70)

Demikianlah saudara-saudara, kebahagiaan yang dicapai oleh orang-orang yang taat kepada Alloh dan Rosulnya. Bagi orang yang menyadari bahwa hidup di dunia ini hanya sementara, semestinya harus giat mmencari bekal untuk persiapan dalam perjalanannya menuju akhirat yang abadi. Sebab ibarat seseorang musafir yang akan menempuh perjalanan jauh, tentu lebih dulu harus mempersiapkan diri dengan mengumpulkan bekal sebanyak mungkinuntuk keperluan perjalanan. Sehingga dengan perbekalan itu diharapkan agar dapat mencapai tujuan dengan selamat. Karena itu marilah kita siap berusaha mengumpulkan bekal untuk kehidupan di akhirat, dan jangan sekali-kali kehidupan dunia dengan segala kemewahannya ini menggelincirkan kita hingga lupa kepada akhirat.
Demikianlah apa yang dapat kami sampaikan semoga ada manfaatnya. Aminn akhirul kalam .

Wassalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Itulah contoh teks pidato singkat mengenai “Kebahagiaan yang sebenarnya”. Terimakasih telah berkunjung ke alamat blog kami, Semoga blog ini bisa bermanfaat dan membantu bagi kita semua. Dan jangan lupa kunjungi juga blog :
Contoh Pidato Peranan Akhlak Dalam Islam
untuk mendapatkan pembelajaran terlengkap seputar khutbah dan pidato. Terimakasih

Contoh Teks Pidato Singkat - Peranan Akhlak Dalam Islam

Peranan Akhlak Dalam Islam – Dalam kehidupan manusia, pendidikan memiliki peranan penting dalam membentuk generasi mendatang. Dengan pendidikan diharapkan dapat menghasilkan manusia berkualitas, bertanggung jawab dan mampu mengantisipasi masa depan. Pendidikan dalam maknanya yang luas senantiasa menstimulir, menyertai perubahan-perubahan dan perkembangan umat manusia. Selain itu, upaya pendidikan senantiasa menghantar, membimbing perubahan dan perkembangan hidup serta kehidupan umat manusia.

Akhlak manusia di zaman ini mulai hampir mendekati dengan akhlak dizaman jahiliyah waktu dulu, kenapa demikian akhlak zaman sekarang disamakan dengan akhlak manusia di zaman jahiliyah dulu? Coba saja kita lihat baik-baik! Sebagai contoh dizaman dulu wanita tidak ada harganya sedikitpun, wanita hanya dijadikan sebagi pemuas nafsu saja oleh para lelaki. Nah dan kejadian seperti itu tidak jauh beda dengan zaman sekarang ini, maka pantas kalau zaman ini di sebut sebagai kembalinya masa jahiliyah.

Contoh Teks Pidato Singkat - Peranan Akhlak Dalam Islam

Berbicara tentang akhlak memang merupakan hal yang sangat serius, karena kemajuan bangsa, agama tergantung dari akhlak bangsanya sendiri, yah baiklah disini saya akan sedikitkan menuliskan contoh teks pidato singkat menganai peranan akhlak dalam Islam. Berikut ini adalah ulasannya:
 
Assalau’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Alhamdulillah pada kesempatan ini kami dapat bertemu muka dengan bapak-bapak, ibu-ibu dan saudara-saudara yang dirahmati Alloh. Harapan kami semoga pertemuan ini membawa manfaat bagi kita semua. Amin

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Alloh yang Maha Gofur, yang mana nikmatnya tidak akan terukur walaupun oelh insinyur, gubernur direktur kondektur tukang bubur ataupun oleh tukang bajigur apalagi oleh bapak gusdur.

Sholawat beserta salam sejahtera semoga senantiasa tercurahlimpahkan selalu kepada baginda Nabi besar Muhammad SAW. Juga pada keluarganya para sahabatnya dan mudah-mudahan pada kita semua selaku umatnya. Amiiiinn

Kaum muslimin yang berbahagia

Agama Islam yang dibawa oleh Rosulullah Saw, tidak mengajarkan manusia untuk melakukan perbuatan mungkar dan berakhlak buruk, tetapi sebaliknya Islam menyuruh manusia berakhlak karimah, berbudi baik, beradab sempurna yang pada hakekatnya manusia sendirilah yang memperoleh faedahnya. Diantara perangai-perangai yang luhur itu ada yang bermanfaat bagi masyarakat umum, seperti bersedekah, bermurah tangan, memberi pertolongan dan lain sebagainya.
Alloh Swt berfirman:

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

Artinya: “Sesungguhnya Alloh menyuruh (kamu)berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kaum kerabat dan Alloh melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran..” (QS. An Nahl: 90).

Kaum muslimin yang berbahagia

Rosulullah Saw dengan agama yang dibawanya sungguh mengemban misi yang berat, yaitu membenahi kehidupan manusia yang pada saat itu sudah sangat menyeleweng. Dimana-mana timbul keonaran, pemaksaann, pemerasan, penyiksaan dan lain sebagainya. Mereka pada saat itu bukan hanya tidak mau menyembah kepada Alloh Yang Maha Esa, tetapi benar-benar sudah tidak bermoral dalam hidupnya. Mereka suka menganiaya, enggan hidup bertetangga , yang kaya berbuat semena-mena terhadap yang miskin, yang kuat menindas yang lema. Pendek kata siapa yang kaya menjadi raja dan siapa yang kuat dialah yang berkuasa. Ditengah-tengah umat manusia yang sudah sedemikian rusaknya, Muhammad diutus oleh Alloh untuk meluruskan kehidupan mereka, memperbaiki moral mereka. Beliau bersabda:

اِنَّمَا بُعِثْتُ لِاُتَمِمَ مَكَرِمَالْاَخْلَاقِ

Artinya: “Sesungguhnya Aku diutus oleh Alloh hanyalah untuk menyempurnakan keluhuran akhlak.” (HR. Ahmad).

Hadirin yang berbahagia kehadiran Islam di tengah-tengah umat manusia adalah untuk meluruskan kehidupan mereka agar berlaku baik kepada yang Maha Pencipta, berlaku baik kepada sesama manusia dan makhluk-makhluk lainnya. Pengertian inilah yang sering dilupakan oleh umat Islam sendiri, sehingga disana-sini masih banyak orang Islam yang hanya aktip melakukan ibadah yag berkaitan langsung dengan Alloh, seperti puasa, dzikir dan sejenisnya, tetapi disegi lain mereka mengabaikan ibadah sosial. Kurang perhatian mereka dalam mengurusi ibadah sosial ini lantaran mereka belum begitu mengerti keutamaannya. Padahal kita tentu memaklumi bahwa jalan untuk memperoleh pahala yang dapat menghantarkan seseorang masuk sorga banyak sekali. Ibadah apapun bentuknya, baik yang berkatan dengan hak Alloh maupun yang berkaitan dengan hak adami, semuanya tentu dapat menghasilkan pahala. Asalkan ibadah tersebut disertai dengan keikhlasan.

Kaum muslimin yang berbahagia

Islam tidak hanya menekankan masalah Ukhrawi tetapi juga mengatur masalah duniawi, dan tidak ketinggalan mengajarkan masalah kemasyarakatan, seperti adab berumah tangga, hidup bertetangga, cara bermu’amalah dan lain sebagainya. Pendek kata tidak ada satu masalahpun di dunia ini yang tidak diatur oleh ajaran agama Islam, semuanya diatur dan ada dalam agama Islam tersebut. oleh karena itu bagi siapa saja yang ingin hidup bahagia sejahtera di dunia maupun akhirat, hendaklah ia mengikuti jejak Rosulullah Saw. Karena pada diri beliau terdapat suri tauladan yang baik. Alloh berfirman:

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

Artinya: “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rosulullah itu suritauladan dan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Alloh dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menyebut Alloh." (QS. Al Ahzab: 21)

Dengan demikian semua jejak Rosulullah, patutlah kita tiru, baik dalam segi keagamaan, politik maupun dalam segi kemasyarakatan. Sehingga orang-orang diluar Islam bahkan yang anti Islam menjadi sadar, bahwa agama Islam bukan hanya mengatur masalah Ukhrawi, tetapi masalah duniawipun diatur secara seksama, baik dan benar.

Demikianlah yang dapat kami sampaikan, semoga ada manfaatnya. Akhirul kalam Wassalamu’alakum Warohmatullohi Wabarokatuh

Itulah contoh teks pidato singkat mengenai “Peranan Akhlak Dalam Islam”. Terimakasih telah berkunjung ke alamat blog kami, Semoga blog ini bisa bermanfaat dan membantu bagi kita semua. Dan jangan lupa kunjungi juga blog :
Contoh pidato kejujuran dan kebohongan
untuk mendapatkan pembelajaran terlengkap seputar khutbah dan pidato. Terimakasih


Kumpulan Contoh Naskah Pidato Singkat Lengkap

Kejujuran dan Kebohongan – Kejujuran adalah merupakan salah satu sifat yang mesti harus dimiliki oleh setiap manusia, karena kejujuran merupakan tonggak utama dalam mencapai kesuksesan. Kejujuran adalah perhiasan orang berbudi mulia dan orang yang berilmu. Orang yang mempunyai sifat jujur akan dikagumi dan dihormati banyak orang. Karena orang yang jujur selalu dipercaya orang untuk mengerjakan suatu yang penting. Hal ini disebabkan orang yang memberi kepercayaan tersebut akan merasa aman dan tenang.

Jujur adalah sikap yang tidak mudah untuk dilakukan jika hati tidak benar-benar bersih. Namun sayangnya sifat yang luhur ini belakangan sangat jarang kita temui, kejujuran sekarang ini menjadi barang langka. Saat ini kita membutuhkan teladan yang jujur, teladan yang bisa diberi amanah umat dan menjalankan amanah yang diberikan dengan jujur dan sebaik-baiknya. Dalam blog ini saya akan sedikit menuliskan pengetahuan saya mengenai contoh teks pidato tentang kejujuran dan kebohongan. Berikut ini adalah ulasannya :

Kumpulan Contoh Naskah Pidato Singkat Lengkap

Assalau’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Alhamdulillah pada kesempatan ini kami dapat bertemu muka dengan bapak-bapak, ibu-ibu dan saudara-saudara yang dirahmati Alloh. Harapan kami semoga pertemuan ini membawa manfaat bagi kita semua. Amin

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Alloh yang Maha Gofur, yang mana nikmatnya tidak akan terukur walaupun oelh insinyur, gubernur direktur kondektur tukang bubur ataupun oleh tukang bajigur apalagi oleh bapak gusdur.

Sholawat beserta salam sejahtera semoga senantiasa tercurahlimpahkan selalu kepada baginda Nabi besar Muhammad SAW. Juga pada keluarganya para sahabatnya dan mudah-mudahan pada kita semua selaku umatnya. Amiiiinn

Kaum muslimin yang berbahagia

Marilah kita perhatikan firman Alloh Ta’ala:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Alloh dan hendaklah kamu bersama-sama orang-orang yang benar." (QS. At Taubah:119)

Ayat ini adalah merupakan perintah dari Alloh SWT kepada hambanya yang mukmin, yaitu orang-orang yang hatinya dapat terkesan akan adanya Mau’idhoh dan kemanfaatan adanya nasehat baik. Alloh SWT menyuruh mereka bertakwa kepadanya yaitu takwa yang dapat melindungi diri mereka dari siksa dan murka-Nya.

Demikian itu tidak dapat tercapai kecuali dengan melaksanakan segala perintahnya dan menjauhi larangannya. Takwa kepada Alloh adalah merupakan benteng dari azab-Nya yang merupakan juga kebahagiaan yang abadi, yaitu kebahagiaan di dunia maupun di akherat. Itulah firmannya yang berbunyi:

Artinya: “....dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.”
Hendaklah bersama-sama orang-orang yang benar artinya kita senantiasa bersama mereka di dalam iman mereka, bersama mereka di dalam hijrah dan jihadnya, bersama mereka di dalam semua ucapan dan perbuatannya.

Kaum muslimin yang berbahagia

Sesungguhnya kejujuran itu adalah budi pekerti yang sangat kuat kaitannya dengan kemaslahatan perorangan ataupun golongan/jamaah dan merupakan sisi yang paling kuat untuk membenahi masyarakat dan menegakkan aturan-aturannya.

Menghias diri dengan kejujuran adalah keutamaan dan melepas diri daripadanya adalah hina. Kejujuran adalah tanda-tanda keimanan dan kesucian jiwa serta pertanda dari keselamatan anda. Kejujuran adalah yang menunjukan atas keindahan sifat dan ketinggian moral seseorang. Kejujuran pula yang membentuk pelakunya menjadi cinta kepada Alloh dan cinta kepada hamba-hambanya yang mukmin.

Sesungguhnya orang yang telah mengenal kejujuran dan penetapan janji, orang-orang akan cinta kepadnya, dan mereka mencintai perilakunya. Apabila ia seseorang yang alim mereka akan mengambil manfaat ilmunya dan merekapun akan mempercayai usahanya. Dan apabila ia seorang dokter, mereka pun akan meminta nasehat kepadanya dan datang menghadap kepadanya. Sesungguhnya hanya terletak pada kejujuranlah seorang pengusaha akan sukses, seorang pekerja bisa meraih keberhasilan, seorang pedagang mampu meraup keuntungan. Kejujuran dapat membentuk manusia saling percaya mempercayai dan saling kuat rasa kasih sayang di antara mereka. Akan tetapi manakala kejujuran lenyap dari diri seseorang, maka akan datang menggantilah kebohongan dalam jiwanya, lalu timbullah daripadanya sifat kemunapikan, penipuan, pengkhianatan, riya dan kemudian menyalahi janji.

Kaum muslimin yang berbahagia


Sesungguhnya Alloh telah memperingatkan hamba-hambanya akan kesudahan atau akibat dari kebohongan. Dalam hal ini Alloh berfirman:

مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ

Artinya: “Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada didekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir. Dan juga melarang akan ucapan yang tidak disertai dengan ilmu pengetahuan tentangnya". (QS. Qaaf:18)

Dan menjelaskan pula bahwa kebohongan itu adalah termasuk salah satu dari sifat-sifat orang munafiq. Seperti dalam firmannya:

وَاللَّهُ يَشْهَدُ إِنَّ الْمُنَافِقِينَ لَكَاذِبُونَ

Artinya: “..... dan Alloh mengetahui bahwa sesungguhnya orang-orang munafiq itu benar-benar orang pendusta". (QS. Al Munafiqun: 1)

Kaum muslimin yang berbahagia


Sesungguhnya kebohongan itu adalah besar dosanya dan berat pula hukumannya, sesuai dengan yang dibohonginya. Apabila kebohongan itu terhadap Alloh Swt, maka dosanya paling besar dan paling zalim. Alloh menggandeng perbuatan bohong ini dengan perbuatan syirik.

Kaum muslimin yang berbahagia


Oleh karena itu marilah kita selalu bertakwa kepada Alloh dan senantiasa menetapi kejujuran. Karena kejujuranlah kunci segala kebaikan dan jalan menuju keridhaan Alloh Swt, dan menuju ke surganya. Dan marilah kita selalu menjauhi kebohongan karena kebohonganlah kunci segala kejahatan dan jalan menuju kemurkaan Alloh dan arah ke neraka.
Demikianlah yang dapat kami sampaikan semoga ada manfaatnya. Akhirul kalam

Wassalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Itulah contoh teks pidato singkat mengenai kejujuran dan kebohongan. Terimakasih telah berkunjung ke alamat blog kami, Semoga blog ini bisa bermanfaat dan membantu bagi kita semua. Dan jangan lupa kunjungi juga:
kumpulan contoh teks pidato singkat
untuk mendapatkan pembelajaran terlengkap seputar khutbah dan pidato. Terimakasih 


Kumpulan Contoh Teks Pidato Singkat Terlengkap


Memelihara Batasan-Batasan Alloh – Berbicara tentang batasan-batasan, memang segala sesuatu hal ada batasan-batasannya, semisal makan dan minum, itu juga ada batasannya. Yaitu jangan terlalu banyak, cukup agar supaya kita bisa berdiri untuk melaksanakan ibadah seperti sholat dan sebagainya.

Namun dalam konteks ini, yang akan saya tuliskan adalah contoh teks pidato mengenai batasan-batasan Alloh, atau peraturan-peraturan Alloh. Seperti menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya. Itulah contoh dari batasan-batasan yang Alloh berikan. Baiklah langsung saja kita bahas. Berikut ini adalah ulasannya:

Kumpulan Contoh Teks Pidato Singkat Terlengkap

Assalau’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Alloh yang Maha Gofur, yang mana nikmatnya tidak akan terukur walaupun oelh insinyur, gubernur direktur kondektur tukang bubur ataupun oleh tukang bajigur apalagi oleh bapak gusdur.

Sholawat beserta salam sejahtera semoga senantiasa tercurahlimpahkan selalu kepada baginda Nabi besar Muhammad SAW. Juga pada keluarganya para sahabatnya dan mudah-mudahan pada kita semua selaku umatnya. Amiiiinn

Alhamdulillah pada kesempatan ini kami dapat bertemu muka dengan bapak-bapak, ibu-ibu dan saudara-saudara yang dirahmati Alloh. Harapan kami semoga pertemuan ini membawa manfaat bagi kita semua. Amin

Ketahuilah, sesungguhnya balasan itu sesuai dengan amal perbuatannya. Seseorang akan memperoleh balasan sepadan dengan amal yang dilakukannya.

Alloh Swt berfirman:
فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ

Artinya: “Karena itu ingatlah kamu kepadaKu niscaya Aku ingat pula kepadamu....(al Baqoroh:152)

Memang demikianlah orang yang senantiasa memelihara batasan-batasan Alloh dan menjaga hak-hakNya, ia akan merasa bahwa Alloh senantiasa ada bersamanya dalam segala hal. Dimanapun ia berada, Alloh selalu meliputinya, menolongnya, memeliharanya memberinya taufik dan keberhasilan.

Alloh Swt berfirman:
إِنَّ اللَّهَ مَعَ الَّذِينَ اتَّقَوْا وَالَّذِينَ هُمْ مُحْسِنُونَ

Artinya: “Sesungguhnya Alloh beserta orang-orang yang bertaqwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS. An Nahl: 128)

Yang dimaksud dengan memelihara batasan-batasan Alloh ialah, memperhatikan perintah-perintah-Nya dengan menjauhi larranganNya dan memperhatikan batasan-batasanNya, sehingga ia tidak akan berani melewati batas yang diperintahkan kepadanya, kemuadian mengerjakan hal-hal yang diharamkan oleh-Nya. Barang siapa telah melakukan hal itu, maka ia termasuk orang-orang yang memelihara batasan-batasan Alloh, yaitu mereka yang dipuji Alloh adalam kitabNya melalui firmannya:
هَذَا مَا تُوعَدُونَ لِكُلِّ أَوَّابٍ حَفِيظٍ
Artinya: “Inilah yang dijanjikan kepadamuu, (yaitu) kepada hamba yang selalu kembali (kepada Alloh) lagi memelihara (semua peraturan-peraturan-Nya). QS. Qaf:32)

Perintah Alloh yang paling agung yang harus di pelihara oleh setiap orang ialah ibadah sholat. Demikian pula halnya thaharah (bersuci) karema bersuci adalah kunci shalat. Dan diantara hal-hal yang harus diperhatikan adalah sumpah. Alloh berfirman:
وَاحْفَظُوا أَيْمَانَكُمْ
Artinya: “Dan jagalah sumpahmu”. (QS. Al Maidah: 89).

Karena sesungguhnya banyak orang yang terjebak karena sumpah dan banyak diantara mereka yang mengabaikan kewajiban yang harus ia penuhi terhadap sumpahnya. Akibatnya, ia tidak bisa lagi memelihara atau menepati sumpahnya. Adapun sumpah yang dimaksud disini ialah, yang berkaitan dengan perintah Alloh. Barang siapa dimasa kecilnya memelihara dirinyaa karena Alloh, baik kekuatan ataupun akalnya, maka Alloh akan memelihara dirinya dimasa tuanya dan Alloh akan memberinya kenikmatan pendengaran, penglihatan, kekuatan dan akal. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam sebuah riwayat, bahwa ada seorang ulama yang usianya telah melampaui seratus tahun, tetapi masih memiliki kekuatan tubuh dan akal yang baik.

Pada suatu hari, ia melompat dengan kekuatan tubuh dengan lompatan yang sanngat jauh, sehingga orang-orangpun memarahinya. Tapi, ia behkan menjawab, “seluruh anggota tubuhku ini aku pelihara dari perbuatan maksiat dikala aku masih kecil. Oleh karenanya, Alloh memeliharanya di masa tuaku”. Sebaliknya disebutkan pula, bahwa ada seorang ukama salaf melihat seorang tua renta sedang meminta-minta kepada orangg banyak, maka ia berkata, “sesungguhnya, orang tua ini lemah sekali tubuhnya. Dimasa kecilnya, ia menyianyiakan Alloh, karenanya Alloh menyia-nyiakan dirinya dimasa tuanya.” Barangsiapa memelihara Alloh, maka Alloh akan memeliharanya dari semua yang membahayakannya. Demikianlah apa yang dapat kami sampaikan semoga ada manfaatnya.

Akhirul kalam . wassalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Itulah contoh teks pidato singkat mengenai batasan-batasan Alloh. Semoga blog ini bermanfaat bagi kita semua ya sob.
baca juga :
kumpulan contoh teks pidato singkat
kumpulan khutbah jumat singkat terbaru

Terimakasih 

Contoh Teks Pidato Singkat Terbaru - Hakikat Takwa

Contoh Naskah Pidato Singkat – Takwa adalah salah satu sipat yang harus dimilki oleh setiap orang Islam, karena Takwa merupakan sebab  terpenting dalam meraih kesuksesan dan keberuntungan di dunia dan di akhirat. Allah Ta'ala dan Rasul-Nya telah menyerukan wasiat takwa dan memerintahkan umat ini agar senantiasa bertakwa.

Pada  hakikat taqwa adalah kesungguhan dan kehati-hatian terhadap apa yang dilarang Allah swt. Orang yang bertaqwa adalah orang yang sungguh –sungguh untuk menjauhi segala larangan Allah dan berhati- hati sekali supaya tidak terjerumus di dalamnya, walaupun untuk menuju kepada ketaqwaan tersebut , kadang- kadang ia harus meninggalkan apa yang tidak dilarang, jika hal tersebut akan menyeretnya kepada apa yang dilarang.

Contoh Teks Pidato Singkat Terbaru - Hakikat Takwa

Dalam blog yang sederhana ini saya akan sedikit menuliskan contoh teks pidato tentang “Hakekat Takwa”. Beriku adalah ulasannya :

Assalau’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Alhamdulillah pada kesempatan ini kami dapat bertemu muka dengan bapak-bapak, ibu-ibu dan saudara-saudara yang dirahmati Alloh. Harapan kami semoga pertemuan ini membawa manfaat bagi kita semua. Amin

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Alloh yang Maha Gofur, yang mana nikmatnya tidak akan terukur walaupun oelh insinyur, gubernur direktur kondektur tukang bubur ataupun oleh tukang bajigur apalagi oleh bapak gusdur.

Sholawat beserta salam sejahtera semoga senantiasa tercurahlimpahkan selalu kepada baginda Nabi besar Muhammad SAW. Juga pada keluarganya para sahabatnya dan mudah-mudahan pada kita semua selaku umatnya. Amiiiinn

Kaum muslimin yang berbahagia

Abul laits telah menegaskan, bahwa seseorang dinyatakan takut kepada Alloh, dapat terlihat tanda-tandanya dalam tujuh macam ini:
  1. Ia memiliki lidah yang selalu menjadikannya sibuk berdzikir kepada Alloh, membaca Al-Qur’an dan memperbincangkan ilmu. Dengan demikian lidahnya tidak lagi berdusta, menggunjing, mengadu domba dan lain sebagainya.
  2. Ia memiliki hati yang selalu mengeluarkan dari dalam perasaan tidak bermusuhan, dengki dan sebagainya.
  3. Penglihatannya tidak akan memandang yang haram, tidak memandang dunia dengan keinginan nafsu, tetpai ia memandangnya dengan mengambil i’tibar. Rosululloh Saw bersabda: “barang siapa memenuhi matanya dengan haram, Alloh Swt akan memenuhi matanya dihari kiamat dengan api neraka”.
  4. Perutnya, dia tidak memasukan barang haram ke dalamnya, sebab yang demikian itu adalah dosa, seperti sabda Nabi: “Ketika sesuap haram masuk pada perut anak cucu Adam, semua malaikat di bumi dan dilangit memberi laknat kepadanya, selama suapan itu masih dalam perutnya, dan kalau ia mati dalam keadaan yang seperti itu, maka tempatnya adalah jahanam.
  5. Tangannya, dia tidak memanjangkan tangannya ke arah haram, tetapi memanjangkannya untuk memenuhi ketaatan.
  6. Telapak kakinya, dia tidak berjalan dalam kemaksiatan tetapi berjalan di jalan Alloh dengan berkawan bersama ulama dan orang-orang shaleh.
  7. Ketaatannya, dia menjadikan ketaatannya itu murni karena Alloh Swt..

Kaum muslimin yang berbahagia

Amaliah-amaliah seperti tersebut diatas memang tidak mudah dilaksanakan, tetapi bagi orang yang benar-benar mengharapkan kebahagiaan yang abadi di akhirat kelak, beban berat yang mesti dilaksanakan itu bukan lagi menjadi peroalan, meskipun ia harus merangkak sedikit demi sedikit.
Dengan memenuhi perintah Alloh ini , tentu kita akan senantiasa mengoreksi diri, apa kekurangan kita? Apa kesalahan kita? Bdan kapan kita memperbaiki diri? Dengan demikian tetaplah apa yang dikatakan oleh SyaidinaUmar bin Khatab Ra.:
حَاسِبُوْااَنْفُسَكُمْ قَبْلَ اَنْ تُحَاسَبُوْا

Artinya: “Adakanlah perhitungan pada diri kalian sebelum kalian dihisab.”

Hadirin sekalian yang terhormat

Sekali lagi marilah kita adakan perhitungan. Sudahkah kita penuhi perintah-perintah Alloh? Dan sudah mampukah kita menjauhi larangannya?
Kita semua tentu memaklumi, bahwa definisi taqwa ialah:

اِمْتِثَالُ الْمَأْمُوْرَاتِ وَاجْتِنَابُ الْمَنْهِيَاتِ

Artinya: “Memenuhi perintah Alloh dan menjauhi semua larangan-Nya”

Mengingat definisi taqwa ini memang tidak mudah melaksanakan taqwa yang sebenarnya. Sebab menjalankan semua perintah sudah merupakan tugas tersendiri yang amat berat, belum lagi harus menjauhi larangannya, tentu beban bertambah berat. Untuk itu kitta harus berusaha meningkatkan ketaqwaan kita.

Demikianlah yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat bagi kita semua. Akhirul kalam
Wassalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Itulah contoh teks pidato tentang “Hakikat takwa”. Semoga blog ini bisa membantu bagi anda semua yang membutuhkannya. Terimakasih

 

Contoh Teks Pidato Singkat Terbaru - Mensyukuri Nikmat Umur

Contoh Naskah Pidato Singkat – Berbicara tentang umur, adalah satu nikmat yang paling besar yang diberikan oleh Alloh kepada kita untuk menjalani hidup di dunia ini. Umur merupakan tonggak utama dalam kehidupan kita, kenpaa dikatakan sebagai tonggak utama? karena tanpa ada umur kita tidak akan bisa menjalani hidup.

Di zaman sekarang ini jika seseorang sudah sampai pada umur kelahirannya, maka ia merayakan hari ulang tahunnya itu dengan bermewah-mewahan atau dengan berpesta pora. Padahal yang seharusnya kita bersedih karena umur kita pada saat itu telah berkurang. Yang harus kita lakukan adalah bersyukur atau berdoa kepada Alloh dengan mensyukuri nikmat umur panjang itu.

Begitu banyak sob penjelasan mengenai umur, jika di bahas disini tentunya tidak akan efektip. Maka dari itu saya akan menjelaskan dan membahas masalah umur dalam contoh teks pidato singkat yang ada di bawah ini. Semoga bisa bermanfaat untuk kita semua. Berikut ini adalah ulasannya :

Contoh Teks Pidato Singkat Terbaru - Mensyukuri Nikmat Umur

Assalau’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Alhamdulillah pada kesempatan ini kami dapat bertemu muka dengan bapak-bapak, ibu-ibu dan saudara-saudara yang dirahmati Alloh. Harapan kami semoga pertemuan ini membawa manfaat bagi kita semua. Amin

Kaum muslimin yang berbahagia

Alloh SWT senantiasa mencurahkan nikmat-Nya kepada kita dengan macam-macam ikmat yang tak dapat dihitung banyaknya. Walaupun kita jadikan air lautan untuk jadi tinta dan semua ranting dan batang kayu menjadi tangkai penanya, belumlah akan dapat terhitung jumlah nikmat Alloh yang telah kita pergunakan setiap hari nya, mulai dari sejak terbitnya matahari sampai terbenamnya dan terbit lagi. Alloh berfirman :
Artinya : “Dan jika kmau menghitung-hitung nikmat Alloh, Niscaya kau tidak dapat menentukan jumlahnya." (QS. An Nisaa’: 18)

Sungguh benar firman Alloh itu, andaikan kita ingin juga hendak menghitungnya satu persatu, mengenai macam-macam nikmat yang kita masukan ke dalam perut dengan melalui kerongkongan saja, rasanya akan payah kita buat menghitungnya, apa-apa macamnya, berpa banyaknya yang kita masukan setiap hari kedalam perut kita. Konon pula untuk menghitung macam-macam nikmat yang lain. Cuma manusia juga yang kadang-kadang lupa kepada Alloh yang Maha pengasih dan Maha pemurah memberikan serba macam nikmat itu. Kaum muslimin yang berbahagia

Diantara banyak nikmat Alloh yang kita pakai dan kita pergunakan setiap hari, maka yang sangat kita rasakan sekali ialah nikmat umur yan kita pakai sekarang ini. Umur yang kita pakai sekarang ini adalah salah satu nikmat Alloh yang mahal harganya dan paling tiinggi nilainya. Tidak dapat kita nilai harganya dengan uang yang bertum[uk-tumpuk dan dengan emas yang berbungkal-bungkal. Umur yang kita pakai sekarang ini tidak sama dengan umur nenk moyang kita dahulu kala, yang lebih tinggi nilainya harga umur kita ini dibandingkan dengan harga umur mereka.

Kalua Alloh SWT telah memanjangkan umur kita sekarang ini, maka sudah sepantasnya sebagai tanda terimakasih dan syukur kita kepada Alloh yang telah memberikan nikmat umur panjang, hendaklah kita pergunakan umur kita yang panjang ini untuk mengabdi serta beribadah kepada Alloh, mengerjakan perintahnya dan menjauhi larangannya. Nserta bersedia menegakan hukum-hukum Alloh dengan patuh dan tunduk.

Semakin bertambah umur kita setahun semakin dekat kepada ajal dan semakin dekat pula kita untuk masuk ke liang kubur. Karena itu hendaklah umur kita yang ada sekarang ini dapat kita pergunakan sebaik-baiknya sebelum datang ajal. Sebelum umur kita bercerai dengan badan. Jangan sampai terlambat dan jangan sampai kita terpedaya karena kekuatan kita, karena kekayaan karena semua itu akan berakhir bila malaikat maut sudah menceraikan roh kita dari badan.
Marilah kita perhatikan sabda Nabi Muhammad SAW :

خَيْرُالَّنَاسِ مَنْ طَالَ عُمْرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ , وَشَّرُ النَّاسِ مَنْ طَالَ عُمْرُهُ وَسَاءَ عَمَلُهُ

Artinya : “Sebaik-baiknya manusia ialah orang yang diberi umur panjang, dan umur yang panjang itu dia gunakan untuk membikin kebaikan sebanyak-banyaknya. Dan sejahat-jahatnya manusia ialah orang yang diberi Tuhan umur panjang tetapi umur panjang itu mereka gunakan untuk membikin kejahatan dan kerusuhan-kerusuhan saja.” (HR. Ahmad)

Dengan sabda Nabi itu dapatlah kita mengambil perhatian dan keinsyafan supaya kita dapat menggunakan umr kita yang berharga ini dengan sebaik-baiknya menurut apa yang telah digariskan oleh agama serta ridho Alloh SWT.

Kaum muslimin yang berbahagia

Umur yang kita pergunakan sekarang ini akan nanti oleh Alloh akan dimintakan pertanggung jawaban, untuk apa umur kita dihabiskan? Baru saja jasad kita selesai dikuburkan, belum lagi hilang jejk telapak kakib manusia yang mengantarkan kita ke kubur, pertama yang ditanyakan oleh Alloh ialah mengenai umur, kemana dihabiskan dan untuk apa umur kamu, kamu pergunakan? Dan pada waktu itu kita dapat berdusta sedikitpun, sebab seluruh anggota badan menjadi saksi tentang apa dan untuk apa dipergunakan umur kita yang sekian lama kita pakai. Barulah pada hari itu timbul ppenyesalan yang sangat dalam, yang mana penyesalan tidak lagi berguna sebab sesal kemudian tak ada gunanya.

Menangislah, meatapi karena menyesali perbuatan pada waktu itu, namun tangis dan ratap tidak menolong sedikitpun, umur akan melaprkan kepada Alloh, semua apa yang telah diperbuat dan dikerjakan di dunia. Umur akan menceritakan dihadapan Alloh nantinya, bahwa aku selama berada di tubuh si anu sekian tahun lamanya, sekian kali di bawa berbuat maksiat, berjudi dan lain-lain.
Semakin tinggi pangkatnya semakin besar kekuasaannya semakin doyan pula membawa aku ketempat maksiat, semakin bertambah kekayaan semakin lupa terhadap Alloh dan bertambah nafsu berbuat maksiat. Begitulah kira-kira umur, bila umur kita dipergunakan untuk bermaksiat dan begitu sebaliknya.

Kaum muslimin yang berbahagia

Bagi manusia yang beriman kepada Alloh, pasti mempercayai bahwa pada suatu saat yang telah ditentukan umurnya akan bercerai dengan badan bila ajalnya sudah datang dan dia pulang ke Rahmatulloh buat mempertanggung jawabkan umurnya kepada Alloh. Bila kepercayaan ini sudah tumbuh dan sudah menjadi keyakinan yang kuat masing-masing manusia tentu akan berhati-hai untuk sisa umurnya yang tertinggal inni, sebelum datang ajalnya untuk mencapai khusnul khotimah, yaitu penghabisan umur yang baik.

Akhirnya itulah yang dapat saya sampaikan, sebagai penutup marilah kita gunakan kesempatan hidup kita ini untuk memperbaiki langkah kita yang lalu, agar mencapai kehidupan yang berbahagia dan sukses memperoleh kemenangan yang diridhai oleh Alloh SWT.
Demikianlah apa yang dapat kami sampaikan semoga ada manfaatnya. Akhirul kalam

Wassalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Itulah "contoh pidato tentang mensyukuri nikmat umur" yang dapat kami tuliskan. Terimakasih telah berkunjung ke alamat blog kami, Semoga blog ini bisa bermanfaat dan membantu bagi kita semua. Dan jangan lupa kunjungi juga blog :
Contoh Teks Pidato Singkat Percampuran Dua Jenis
untuk mendapatkan pembelajaran terlengkap seputar khutbah dan pidato. Terimakasih


Kumpulan Contoh Teks Pidato Singkat - Percampuran Dua Jenis

Percampuran Dua Jenis – Di zaman sekarang ini pencampuran antara dua jenis sudah tidak asing lagi bagi kita semua, kita bahkan sering melihat di jalanan, cafe, mall, bar, dan hotel banyak orang saling bercampuran antara laki-laki dengan wanita, dan itu terjadi pada zaman yang serba mewah dan modern ini. Saking seringnya bergaul antara laki-laki dengan wanita, sampai-sampai orang yang melakukan itu merasa bahwa perbuatan yang ia lakukan itu tidak dosa.

Sedangkan hal seperti itu sudah jelas di larang oleh Alloh serta menyimpang dari ajaran agama Islam. Dan perlu kita ketahui juga bahwa perbuatan seperti itu termasuk dosa besar. Bahkan bisa dikatakan sebagai zina. Berbicara tentang hal itu, memang tidak akan ada akhirnya, namun pada blog ini saya akan sedikit menuliskan contoh teks pidato tentang percampuran antara dua jenis untuk mengulas secara lengkap kejadian serta bahayanya. Berikut ini adalah ulasannya :

Kumpulan Contoh Teks Pidato Singkat - Percampuran Dua Jenis

Assalamu’alaikm Warohmatullohi Wabarokatuh

Alhamdulillahi pada kesempatan ini kami dapat bertemu muka dengan bapa-bapak, ibu-ibu dan saudara-saudara yang dirahmati Alloh, harapan kami semoga pertemuan ini membawa manfaat bagi kita semua. Aminn

Kaum muslimin yang berbahagia

Ketahuilah, bahwa yang dibuat pegangan pada hakikatnya adalah kejujuran di dalam ucapan maupun di dalam pelaksaanaan. Dan bahwasannya pengakuan meliputi ; yaitu pengakuan iman atau pengakuan Islam yang tanpa disertai dengan hakikat kejujuran tersebut sama sekali tidak ada artinya dan tidak ada manfaatnya. Oleh karena itu iman harus disertai dengan ucapan yang benar, hati yang jujur dan pelaksanaan yang jujur pula.

Seorang muslim wajib meneliti semua tingkah lakunya, baik ittu di dalam ucapannya maupun perbuatannya. Di dalam hadist Rosululloh Saw di jelaskan :

Yang artinya : “Sesungguhnya seorang hamba niscaya akan berkata dengan ucapan-ucapan yang bisa menarik perhatian akan sesuatu dari keridhaan Alloh, dimana sebab ucapan-ucapan itu Alloh mengangkat derajatnya. Sesungguhnnya seorang hamba niscaya akan berkata dengan ucapan-ucapan yang bisa menarik perhatian akan sesuatu dari kemurkaan Alloh. Dimana sebab ucapan-ucapan itu Alloh menjebloskan dirinya ke dalam neraka jahanam."

Seorang muslim wajib baginya untuk selalu meneliti dirinya sendiri, agar jangan sampai terjatuh ke dalam sesuatu urusan yang sangat besar dosanya, sedang ia sendiri tidak merasa mengetahuinya. Atau terjatuh kedalam masalah yang menentang Alloh dan Rosulnya. Sedang ia sendiri tidak menyadarinya. Dan termasuk tindakan yang menentang Alloh dan Rosulnya ialah seseorang yang berdakwah yang didalam dakwahnya itu menyimpang dari perintah-perintah-Nya atau petunjuk Nabi-Nya.

Alloh SWT menjelaskan hal itu dengan firmannya sebagai berikut :

إِنَّ الَّذِينَ يُحَادُّونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ أُولَئِكَ فِي الأذَلِّينَ   ... كَتَبَ اللَّهُ لأغْلِبَنَّ أَنَا وَرُسُلِي إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ

Artinya : “Sesungguhnya orang-orang yang menentang Alloh dan RosulNya, mereka termasuk orang-orang yang sangat hina. Alloh telah menetapkan : “Aku dan rosul-rosulKu pasti menang” sesungguhnya Alloh Maha Kuat Lagi Maha Perkasa.” (QS. Mujadilah:20-21)

Kaum muslimin yang berbahagia

Sesungguhnya sangatlah menyedihkan bahwasannya orang-orang sudah mulai menganggap baik terhadap perkara yang bathil, menyeru dan membenarkanny. Mereka hendak menyebarluaskan  kebathilan itu kepada orang-orang yang rendah tingkat pendidikannya. Memang sedikitnya pengertian tentang masalah agama menunjukan atas keburukan nasib.

Kaum muslimin yang berbahagia


Sesungguhnya keberanian menganggap baik pada kebathilan, menyeru kepadanya dan menanamkan percampuran antara laki-laki dan perempuan termasuk kemajuan dan kemerdekaan serta kekinian, adalah dosa yang sangat besar. Mereka sangat dikhawatirkan hatinya tertutup, sebab apabila hati seseorang telah tertutup, ia tidk akan mengerti kebaikan, dan tidak mengingkari kemungkaran, bahkan terkadang ia memandang ma’ruf menjadi munkar, dan memandang munkar menjadi ma’ruf. Inilah salah satu dari sipat orang Munafik.

Alloh SWT berfirman:

الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ بَعْضُهُمْ مِنْ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمُنْكَرِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمَعْرُوفِ وَيَقْبِضُونَ أَيْدِيَهُمْ نَسُوا اللَّهَ فَنَسِيَهُمْ إِنَّ الْمُنَافِقِينَ هُمُ الْفَاسِقُونَ
Artinya : “Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, sebagian dengan bagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang munkar dan melarang berbuat yang ma’ruf, dan mereka menggenggamkan tangannya. Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik" (QS. At Taubah:67).

Hadirin kaum muslimin yang berbahagia

Alloh SWT telah menetapkan beberapa praturan hidup bersuami istri, dimana Alloh menetapkan kaum lelaki bertanggung jawab atas semua urusan kaum wanita, mendidik, dan mengajarkannya dalam batasan-batasan yang telah diperintahkan.

Sesungguhnya pertanggung jawaban laki-laki  kepada wanita dengan senantiasa menjaga kemaslahatan dan hal-hal yang menjadikan maslahat pada dirinya, adalah merupakan perkara yang wajib, yang telah diwajibkan Islam kepada kaum Muslimin. Begitu pula bagi wanita tidak berhak keluar dari kewajiban dan ketetapan ke Tuhanan ini. Maka yang mewajibkan ini adalah Dia yang adil diantara para hakim. Dia Yang Maha Mengetahui apa yang lebih baik bagi kedua jenis laki-laki dan perempuan.

Dengan demikian maka kaum lelaki bertanggung jawab atas biaya hidup, pakaian, dan rumah tempat tinggal. Bertanggung jawab atas pendidikan mereka, yaitu pendidikan Islam yang patut dan sesuai dengan mereka. Bertanggung jawab atas keselamatan mereka dari tangan-tangan yang jahil dan gila, yaitu orang-orang yang rendah jiwanya, ruusak budi pekertinya dan hina kedudukannya di masyarakat.

Kaum muslimin yang berbahagia

Bahwasannya yang mengherankan, manusia-manusia menentang dan berteriak dengan kebebasan kemerdekaan bagi wanita dengan nama kemerdekaan dan kemajuan. Dan dengan anggapan mereka, mereka berdiri di antara deretan wanita. Tidak! Tidak benar anggapan mereka itu, bahkan mereka adalah musuh wanita tersendiri. Mereka meneriakan agar supaya wanita keluar ikut serta dalam kumpulan-kumpulan, dan menangani pekerjaan-pekerjaan bersama-sama dengan kaum lelaki.
Sesungguhnya mereka dengan usahanya ini, pertama mereka telah berbuat jahat kepada wanita, dan kedua mereka mengotori agama mereka (kaum wanita) dan benar-benar keluar juga menyimpang dari petunjuk Rosulullah SAW dan ajaran-ajarannya.

Itulah petunjuk kepada mereka dan kepada seluruh umat Islam, sedangkan orang yang mengganggu baik percampuran antara laki-laki dan perempuan, benar-benar sangat dikhawatirkan. Dia ini termasuk orang yang dalam hatinya ada penyakit. Tiadalah dapat tercapai kerakusan dalam pemerkosaan dan pemburuan kepada wanita-wanita keccuali dengan pencampuran, duduk-duduk bersama merka dan bersunyi-sunyian.

Demikianlah apa yang dapat kami sampaikan, semoga ada manfaatnya.

Wassalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Dan itulah contoh teks pidato singkat mengenai percampuran antara dua jenis. Semoga blog ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Terimakasih

Kumpulan Contoh Teks Pidato Singkat Lengkap Terbaru

Manusia Wajib Bekerja – Bekerja memang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Jika ditinjau dari Ilmu Ekonomi Sumber Daya Manusia, seseorang dikatakan melakukan aktivitas yang disebut kerja jika ia melakukan suatu kegiatan dengan tujuan untuk memperoleh penghasilan. Mau tidak mau, definisi ini akan dikaitkan dengan pengertian imbalan atau pembayaran atas suatu prestasi kerja, atau dengan kata lain berkaitan dengan motif ekonomi.

Pekerjaan merupakan rutinitas harian yang dijalani oleh seseorang, supaya memeroleh nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Kebutuhan yang dimaksud, seperti pangan, sandang, pangan, pendidikan, dan juga kesehatan. Semua orang mendambakan sesuatu yang terbaik, pekerjaan yang sesuai dan hasil yang mencapai target, Itulah definisi dari pekerjaan, dan pada blog kali ini saya akan menuliskan contoh pidato singkat tentang manusia wajib bekerja. Berikut ulasannya :

Kumpulan Contoh Teks Pidato Singkat Lengkap Terbaru

Assalamu’alaikm Warohmatullohi Wabarokatuh

Alhamdulillahi pada kesempatan ini kami dapat bertemu muka dengan bapa-bapak, ibu-ibu dan saudara-saudara yang dirahmati Alloh, harapan kami semoga pertemuan ini membawa manfaat bagi kita semua. Aminn

Sesungguhnya manusia itu mempunyai kewajiban menjaga kehidupan diri sendiri dan kewajiban orang yang menjadi tanggung jawabnya. Yaitu dengan memberinya nafkah setiap hari berupa makanan, minuman, pakaian dan kebutuhan-kebutuhan lainnya yang perlu dicukupi, menurut kemampuan yang ada. Akan tetapi dari mana kebutuhan nafkah itu bisa diperoleh kalau kita tidak bekerja sambil mengharap rahmat dari Alloh? Bekerja yang kita lakukan itu namanya ikhtiyar. Dan ikhtiyar yang disertai tawakal itu wajib dilakukan oleh setiap manusia.

Oleh sebab itu marilah kita rajin berusaha dan bekerja. Bekerja apa saja asal dengan jalan yang benar dan halal. Misalnya bekerja atau berusaha dalam bidang pertanian , perdagangan, menjadi buruh atau pegawai, menjadi pengusaha dalam bidang jasa dan lain sebagainya. Oleh bidang-bidang itu telah kita usahakan, akan tetapi belum berhasil, maka janganlah terus berputus asa. Kita mencari jalan lain sehingga Alloh memberi jalan kelapangan bagi kita.

Rosululloh SAW bersabda :

اُطْلُبُواالِّرزْقَ فِى خَبَا يَااْلاَرْضِ

Artinya : “Carilah rizki oleh kamu sekalian di dalam tumbuh-tumbuhan bumi". (HR. Abu Ya’la, Thabrani dan Baihaqi dari Aisyah).

Kaum muslimin yang berbahagia

Bukanlah pekerjaan itu merupakan perbuatan terpuji. Tetapi merupakan amal yang terpuji pula, bahkan termasuk amal takwa jika kita mengetahui cara-caranya. Itulah sebabnya maka orang-orang shalihin dan para Nabi pada masa hidupnya tidak pernah melupakan bekerja untuk memberi nafkah kepada keluarganya. Sebagaimana yang terjadi pada Nabi Dawud As, beliau setiap hari selalu tekun membuat pakaian besi, lalu dijual kepada kaumnya. Dari hasil itu beliau gunakan untuk mencukupi kebutuhan dirinya. Keluarganya dan untuk menegakan agama Alloh.

Rosulullah SAW, dalam sejarahnya juga termasuk orang yang selalu giat bekerja. Pada mulanya beliau bekerja mengembala kambing milik pamannya. Setelah beliau menginjak usia muda, lalu berdagang, memperdagangkan dangan milik Dewi Khadijah. Kemudian setelah dewasa dan memperoleh pangkat kenabian, beliau bekerja lewat perjuangan memerangi orang-orang kafir yang menentang agama Islam. Dari peperangan itulah beliau mendapat bagian daripadanya.

Lalu bagaimana cara-cara bekerja yang baik dan benar serta diridhoi oleh Alloh, sehingga pekerjaan itu termasuk ibadah yang mendapat pahala? Adapun caranya ialah:
  1. Setiap akan berangkat kerja, maka niatkan beribadah untuk mencari nafkah demi mencukupi kebutuhan keluarganya. Sebab segala sesuatu tergantung pada niatnya.
  2. Mecari pekerjaan yang halal dan diridhoi oleh Alloh meskipun hanya menjadi buruh tani atau penjual minuman dipinggir jalan, atau menjadi pegawai rendahan, yang hasilnya tidak seberapa, maka ini lebih baik dari pada menjadi bandar kasino, tukang tadah, perampok, koruptor dan lain sebagainya, yang kesemuanya itu bisa mendatngkan hasil besar.
  3. Selalu bersyukur kepada Alloh setiap memperoleh hasil meskipun hasilnya sedikit. Akan tetapi jangan sekali-kali menggerutu bila pekerjaannya tidak memberi hasil atau untung.
  4. Jujur, karena jujur merupakan modal utama untuk mencapai kesuksesan.
Kaum muslimin yang berbahagia

Demikianlah diantara cara-cara bekerja yang baik dan diridhoi oleh Alloh. Cara-cara ini bisa diamalkan oleh setiap orang yang bekerja, maka ia bukan hanya memperoleh hasil jerih payahnya saja, melainkan pahala dari Alloh pun ia peroleh nya karena apa yang ia kerjakan itu adalah ibadah.

Kaum muslimin yang berbahagia

Selain apa yang telah diuraikan di atas, maka perlu kita ketahui pula, bahwa di dalam bekerja jangan sampai melupakan ibadah wajib yang rutin harus dikerjakan, misalnya shalat lima waktu atau shalat jumat dimana kewajiban ini tidak boleh ditinggalkan sama sekali meskipun dalam keadaan sibuk. Justru inilah ujian berat bagi kita sekalian. Hentikan sementara waktu bekerja, lalu tunaikan shalat khusu, baru kemudian setelah selesai teruskan lagi pekerjaan itu dengan baik. Inilah artinya realisasi taqwa dalam bekerja.

Semoga Alloh memberi petunjuk bagi kita dalam bekerja sehingga pekerjaan kita sehari-hari selalu diwarnai dengan ketakwaan. Amin

Itulah contoh teks pidato mengenai kewajiban manusia dalam bekerja. Semoga yang kami tuliskan bisa bermanfaat bagi anda semua. Terimakasih